Teori Bolu Bantat

( 0 Hal color + 88 B/W )

Implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) di Fakultas Kedokteran (FK) Unpad sudah dilaksanakan sejak tahun 2001. PBM (PBL/Problem Based Learning) ini dilaksanakan sebagai jawaban atas keresahan yang ada, yang menyangkut kurikulum, dosen, maupun mahasiswa. Dari segi kurikulum, dirasakan bahwa kurikulum konvensional menjadikan pengkotakan ilmu secara tegas. Kurikulum konvensional juga membuat para dosen terisolasi dalam keilmuan masing-masing, sehingga berisiko kurangnya pengembangan inovasi dalam proses dan isi pembelajaran. Para mahasiswa disodori dengan pembelajaran berpusat pada dosen, sehingga kurang terasah untuk belajar secara aktif. Pada awal penerapannya, terdapat pro dan kontra terhadap metode Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Ada kekhawatiran yang dirasakan terkait tingkat keberhasilan dari metode pembelajaran ini. Pelaksanaan PBM secara otomatis mengubah paradigma dunia pendidikan dari pembelajaran yang berpusat pada teacher (Teacher Center Learning) ke arah pembelajaran yang berpusat pada student (Student Center Learning). Namun, dalam perjalanan penerapan PBM ini didapati bahwa para mahasiswa lebih menyukai model pembelajaran ini. Grafik peningkatan kemampuan para mahasiswa terlihat cukup signifikan, terutama pada kemampuan berpikir kritis, mengintegrasikan berbagai ilmu, bekerja sama, berkomunikasi dan lain-lain. Terlepas dari keberhasilan penerapan metode pembelajaran ini, ternyata muncul beberapa permasalahan teknis terkait implementasi PBM, baik dari sisi mahasiswa maupun dosen. Apa sajakah permasalahan teknis terkait implementasi PBM tersebut? Bagaimana tips dan trik pelaksanaan PBM agar mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan? Buku yang ada di tangan Anda saat ini adalah jawabannya. Selamat membaca, semangat belajar dari masalah!

Customer Reviews
  • Belum ada review untuk buku ini.
Write Your Own Review
Write Your Own Review
  • Anda harus Login!

Harga

Rp. 49.000