Roti Terlezat di Dunia

( 0 Hal color + 176 B/W )

Manusia selalu berusaha menangkap dan mewujudkan imajinasi. Namun, ia selalu gagal karena imajinasi bergerak sangat dinamis, sangat misterius, dan sangat kompleks, sementara kemampuan yang dimiliki manusia terbatas. Karya apa pun yang dihasilkan manusia, baik karya seni maupun karya teknologi, hanyalah merupakan pantulan pucat dari imajinasi. Namun, kalangan filosof percaya bahwa karya seni merupakan perwujudan yang paling mendekati imajinasi. Kaum seniman tak terikat rumus-rumus atau kaidah-kaidah dalam kegiatan imajinatifnya, tidak seperti ilmuwan. Kaum senimanlah yang akrab mencandera imajinasi dan fantasi itu. Maka dari itu, pelukis Hanafi pernah mengatakan bahwa “karya seni adalah kegagalan yang indah”. Ikhtiar itu pula oleh yang dilakukan oleh ketujuh cerpenis dari Forum Lingkar Pena Cabang Bandung dalam enambelas cerpen yang terkumpul dalam antologi ini. Dari keenambelas cerpen yang dihasilkannya, terasa sekali bagaimana mereka bergulat dan meringkus imajinasi (dan fantasi) masing-masing dan mewujudkannya dalam bentuk cerita. Beberapa di antaranya menunjukkan pencapaian yang “lumayan”.

Customer Reviews
  • Belum ada review untuk buku ini.
Write Your Own Review
Write Your Own Review
  • Anda harus Login!

Harga

Rp. 60.000