AKAR: Model Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal
November 30, 2022
AKAR: Model Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal

Resensi Buku

Identitas Buku

  • Judul buku: AKAR: Model Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal
  • Pengarang: Raden lip Hidajat
  • Penerbit: Bitread Publishing
  • Tahun Terbit: 2022
  • ISBN: 978-623-224-651-5
  • Tebal halaman: 200 halaman
 

Sinopsis Buku

“Salah satu upaya agar jati diri bangsa tidak terkikis adalah dengan menggali sumber-sumber kearifan lokal”.

Pada tataran lokal, sumber inspirasi dalam hal kekemimpinan dapat dilihat dari perilaku, pola pikir, dan tindakan karuhun yang jejaknya terekam dalam sumber sejarah. Pada masa kini, tidak sedikiti gagasan-gagasan karuhun yang masih relevan. Gagasan, tindakan, dan perilaku karuhun yang bijaksanan bisa diketahui melalui naskah-naskah kuno. Namun, terkadang sulit untuk dipahami karena naskah tersebut ditulis dalam aksara dan bahasa kuno. Oleh karena itu, diperlukan peran filolog agar naskah tersebut dapat dibaca dan dipahami isinya. Dengan demikian, naskah tesebut bisa dijadikan sebagai pedoman kepemimpinan yang berbasis kearifan lokal.

Resensi

Buku ini berisi tentang deskripsi konsep-konsep kepemimpinan tradisional Sunda yang terdapat pada naskah kuno. Dari kajian-kajian terhadap model kepemimpinan lokal, terdapat gaya kepemimpinan masyarakat Sunda yang adil linuhung (berbudi halus dan ramah), karismatik (sopan atau dekat dengan rakyat), atikan (berpendidikan, visioner, dan solutif), dan rancingeus (cakap) yang kemudian disingkat AKAR. Keempat model kepemimpinan lokal masyarakat Sunda itulah yang dijelaskan secara ringkas dalam buku ini.

Dalam buku ini penulis juga mengajak para pembaca untuk mengenal lebih jauh konsep dan pentingnya kearifan lokal. Selain itu juga menjelaskan tentang nilai-nilai budaya Sunda hingga nilai-nilai kepemimpinan. Dalam mengenal lebih jauh nilai-nilai kepemimpinan masyarakat Sunda, dalam buku ini dijelaskan juga kepemimpinan raja-raja di Tatar Sunda dari kepemimpinan Maulana Hasanudin Panembahan Surosowan (Sultan Banten I) hingga Syekh Syarif Hidayatullah (Sultan Cirebon I) serta pola kepemimpinannya.

Pada bagian akhir buku, penulis mencoba menjelaskan tentang nilai-nilai yang terkandung dalam AKAR yang disertai dengan penerapan dalam kehidupan sehari-sehari. Konsep AKAR dalam model kepemimpinan Sunda memiliki filosofi tersendiri. Pada hakikatnya konsep AKAR memiliki makna yaitu setiap usaha dan perbuatan baik hendaknya mengedepankan prinsip perjuangan dan ada juga pengerobanan yang ikhlas dan tulus.

Kelebihan Buku

Buku ini menjelaskan banyak banyak nilai nilai kepemimpinan dan kehidupan yang bijak. Hal ini membuat para pembaca dapat terinspirasi hingga mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dalam buku ini banyak kata-kata inspiratif yang dapat membuat pembaca tidak jenuh dan termotivasi. Dalam buku ini juga, pembaca dapat mengetahui ringkasan sejarah para raja-raja di Tatar Sunda.

Kekurangan Buku

Buku ini tidak dilengkapi foto-foto raja-raja di Tatar Sunda. Dengan adanya foto-foto tersebut dapat menambah informasi para pembaca terkait raja-raja di Tatar Sunda.

Nah sekarang anda sudah mengetahui sedikit spoiler isi dari Buku AKAR: Model Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal. Gimana, tertarik bukan? Anda juga dapat memperoleh buku tersebut di  https://bitread.id/.

 

Penulis: Aditya Putra Pratama Santosa 
Referensi: Buku AKAR: Model Kepimpinan Berbasis Kearifan Lokal

Leave a review